Analisis Penerapan Metode Profile Matching untuk Mengukur Kesenjangan Digital (Studi Kasus: RSUD Panembahan Senopati Bantul)

Wahyu Ciptaningrum, Ema Utami, Eko Pramono

Abstract


Kesenjangan digital memiliki definisi tentang perbedaan kemampuan individu atau sekelompok masyarakat dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Bantul yang telah menerapkan e-government ialah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati. Pemanfaatan TIK pada RSUD adalah sebagai pendukung pengambilan keputusan dibidang keuangan dan pelayanan. Dalam pemanfaatan TIK tersebut, terdapat beberapa permasalahan seperti kurangnya sumber daya manusia yang IT minded, sehingga dibutuhkan pengukuran kesenjangan digital. Penelitian ini menggunakan metode statistika nonparametrik untuk mengetahui kesenjangan digital di lingkungan isntansi RSUD tersebut signifikan atau tidak. Selanjutnya, variabel-variabel kesenjangan digital diukur kemudian diberi perankingan menggunakan metode profile matching. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang pengukuran kesenjangan digital pada pegawai RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa perankingan tingkat kesenjangan digital pada pegawai RSUD Panembahan Senopati kabupaten Bantul dimulai dari yang paling tinggi ialah pada aspek penggunaan e-government, yaitu dengan indeks 4,2 disusul oleh penggunaan internet dengan indeks sebesar 4,1 dan yang memiliki kesenjangan paling rendah ialah aspek penggunaan internet dengan indeks sebesar 1,2.

Kata Kunci—Kesenjangan Digital, Profile Matching, statistik

Abstract

Digital divide has definition about the difference between a person or a society to follow the information technology. One of Government’s Organization in Bantul Regency that has implemented e-government is Panembahan Senopati Regional General Hospital. The use of ICT in the house of Panembahan Senopati General Hospital is become a supporter of decision making in the financial and service fields. In the implementation ICT, there are problems that the lack of human resources that are IT minded, so we need to measure the digital divide. This research uses nonparametric statistical methods to determine digital gap in the hospital environment is significant or not. Next, the digital gap variables are measured then ranked using the profile matching method. Based on the results of the analysis and discussion of digital gap measurement at Panembahan Senopati Hospital employees, it can be concluded that the ranking of the digital gap level at Panembahan Senopati Hospital staffs starts from the highest is in the aspect of e-government use, with the index 4.2 and followed by the use of internet with an index of 4.1 and lowest gap was the aspect of internet use with an index 1.2.

Keywords—3-5 Digital Divide, Profile Matching, Statistics.

Kesenjangan digital memiliki definisi tentang perbedaan kemampuan individu atau sekelompok masyarakat dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Bantul yang telah menerapkan e-government ialah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati. Pemanfaatan TIK pada RSUD adalah sebagai pendukung pengambilan keputusan dibidang keuangan dan pelayanan. Dalam pemanfaatan TIK tersebut, terdapat beberapa permasalahan seperti kurangnya sumber daya manusia yang IT minded, sehingga dibutuhkan pengukuran kesenjangan digital. Penelitian ini menggunakan metode statistika nonparametrik untuk mengetahui kesenjangan digital di lingkungan isntansi RSUD tersebut signifikan atau tidak. Selanjutnya, variabel-variabel kesenjangan digital diukur kemudian diberi perankingan menggunakan metode profile matching. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan tentang pengukuran kesenjangan digital pada pegawai RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa perankingan tingkat kesenjangan digital pada pegawai RSUD Panembahan Senopati kabupaten Bantul dimulai dari yang paling tinggi ialah pada aspek penggunaan e-government, yaitu dengan indeks 4,2 disusul oleh penggunaan internet dengan indeks sebesar 4,1 dan yang memiliki kesenjangan paling rendah ialah aspek penggunaan internet dengan indeks sebesar 1,2. Kata Kunci—Kesenjangan Digital, Profile Matching, statistik

Digital divide has definition about the difference between a person or a society to follow the information technology. One of Government’s Organization in Bantul Regency that has implemented e-government is Panembahan Senopati Regional General Hospital. The use of ICT in the house of Panembahan Senopati General Hospital is become a supporter of decision making in the financial and service fields. In the implementation ICT, there are problems that the lack of human resources that are IT minded, so we need to measure the digital divide. This research uses nonparametric statistical methods to determine digital gap in the hospital environment is significant or not. Next, the digital gap variables are measured then ranked using the profile matching method. Based on the results of the analysis and discussion of digital gap measurement at Panembahan Senopati Hospital employees, it can be concluded that the ranking of the digital gap level at Panembahan Senopati Hospital staffs starts from the highest is in the aspect of e-government use, with the index 4.2 and followed by the use of internet with an index of 4.1 and lowest gap was the aspect of internet use with an index 1.2. Keywords—3-5 Digital Divide, Profile Matching, Statistics.


Full Text:

PDF

References


Gabriel, C. D. P. B., 2017, Pengukuran Kesenjangan Digital Masyarakat Di Kabupaten Lembata, Tesis, Magister Teknik Informatika, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta

RSUDPS, https://rsudps.bantulkab.go.id/hal/tujuan-sasaran-dan-kebijakan

Panteserev, K. A., 2016, Digital Divide as an Obstacle of the Independent of the States of the Sub-Saharan Africa, ICEGOV '15-16: 9th International Conference on Theory and Practice of Electronic Governance, New York, 1 - 3 Maret

Seton, C., Mason, R., 2016, Decreasing the Digital Divide-Analysis the UI Requirements of Older Australians, ACSW '16: Australasian Computer Science Week, Canbera, 2 - 5 Februari.

Alomari, M. K., 2016, Digital Divide Impact on E-Voting Adoption in Middle Eastern Country, 2016 11th International Conference for Internet Technology and Secured Transactions (ICITST), Barcelona, 5-7 Desember

Hussain, M. A., Ahsan, K., Iqbal, S., Nadeem, A., 2017, Disability and Digital Divide: Bridging the Gap Through Archimate Approach, Pakistan Journal of Science, No. 4, Vol 68, Hal. 426 - 431.

Ritonga, H. M., Hasibuan, H. A., Siahaan, A. P., 2017, Credit Assessment in Determining the Feasibility of Debtors Using Profile Matching, International Journal of Business and Management Invention, No. 1, Vol. 6

Hasibuan, H. A., Purba, R. Br., Siahaan, A. P. U., 2016, Productivity Assessment (Performance, Motivation, and Job Training) Using Profile Matching, SSRG International Journal of Economics andManagement Studies (SSRG-IJEMS), No. 6, Vol. 3, Hal. 73 - 77

The University of Applied Sciences Solothurn Northwest Switzerland, SIBIS New eEroupe Indikator Handbook, Vol. 4, Hal. 10-14, http://sibis-eu.org/files/SIBIS_Indicator_Handbook.pdf

The University of Applied Sciences Solothurn Northwest Switzerland, SIBIS New eEroupe Indikator Handbook, Vol. 4, 78-139, http://sibis-eu.org/files/SIBIS_Indicator_Handbook.pdf

Tyas, D. L., 2016, Pengukuran Kesenjangan Digital Masyarakat Di Kota Pekalongan, Tesis, Magister Teknik Informatika, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta

Setiawan, Nugraha, 2007, Penentuan Ukuran Memakai Rumus Slovin dan Tabel Krejcie-Morgan: Telaah dan Konsep Aplikasinya, http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2009/03/penentuan_ukuran_sampel_memakai_rumus_slovin.pdf, diakses tanggal 2 Desember 2019.

Asari, A., Toloh, B. H., Sangari, J. R. R., 2018, Development Of Community Based Ecotourism In Bahoi Village, West Likupang District, North Minahasa Regency, Jurnal Ilmiah Platax, No. 1, Vol. 6, Hal. 29 - 41

Herlina, V., 2019, Panduan Praktis Mengolah Data Kuesioner Menggunakan SPSS, Elex Media Komputindo, Jakarta.

Santoso, S., 2017, Menguasai SPSS Versi 25, Elex Media Komputindo, Jakarta.

Hidayatullah, S., 2013, Pengukuran Kesenjangan Digital Di Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tapanuli Selatan, Tesis, Magister Chief Information Officer, Universitas Negeri Padang, Padang




DOI: https://doi.org/10.24076/citec.2020v7i1.239

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

 

Dedicated to:

 

Creative Information Technology Journal (CITEC Journal) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License