Implementasi Heterogenous Distributed Database System Oracle Xe 10g dan MySQL Rekam Medis Poliklinik UIN Sunan Kalijaga

Valdi Adrian Abrar, Moh Didik R. Wahyudi

Abstract


Infrastruktur yang biasa digunakan oleh sistem informasi yang ada di Indonesia kebanyakan mempunyai model yang terpusat. Sehingga, jika terjadi masalah pada server seperti server mati atau terjadi kerusakan pada basis data, maka sistem informasi tidak dapat digunakan sampai masalah pada server tersebut teratasi. Untuk mengatasi hal tersebut, sistem replikasi atau duplikasi data pada sistem basis data terdistribusi diharapkan dapat meminimalisir kehilangan data rekam medis sehingga walaupun ada server yang mengalami masalah, maka data tidak akan hilang. Dalam konteks sistem rekam medis di poliklinik UIN Sunan Kalijaga, hal ini bisa menjadi solusi untuk memenuhi aspek ketersediaan data. Sinkronisasi data antara server utama dan replika dapat dilakukan secara otomatis maupun secara manual. Sinkronisasi otomatis dilakukan dengan cara menjalankan baris program secara otomatis dan berkala dengan aturan tertentu. Sinkronisasi manual dijalankan oleh operator dengan menjalankan suatu perintah. Berdasarkan hasil dan pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa implementasi Heterogenous Distributed Database System pada sistem informasi poliklinik dapat mengatasi masalah jika terjadi pada beberapa server dengan cara mengolah dan mendisribusikan data pada server lain yang aktif. Proses replikasi dan sinkronisasi data rekam medis yang dilakukan, ternyata dapat meminimalisir kehilangan data.

Infrastructure used by the existing information systems in Indonesia, mostly have a centralized model. Thus, if a problem occurs on the server as the server is dead or there is damage to the database, the system information can not be used until the problem is solved on the server. To overcome this, the system replication or duplication of data in a distributed database system is expected to minimize the loss of medical records so that even if there is a server that has the problem, then the data will not be lost. In the context of medical records system at the clinic UIN Sunan Kalijaga, this could be a solution to meet aspects of data availability. The data synchronization between the primary and replica servers can be done automatically or manually. Automatic synchronization is done by running the program line automatically and periodically with certain rules. Manual synchronization is run by an operator to execute a command. Based on the results and discussion, we concluded that the implementation of heterogenous Distributed Database System on clinic information systems can solve the problem if it occurs on multiple servers by processing and mendisribusikan data on another server that is active. The process of replication and synchronization of medical records that do, it can minimize data loss.


Full Text:

PDF

References


B, Al-Bahra bin Ladjamuddin., 2004. Konsep Sistem Basis Data dan Implementasinya. In: G. Ilmu, ed. Konsep Sistem Basis Data dan Implementasinya. Yogyakarta: Graha Ilmu, p. 3.

Ceri, S. & Pelagatti, G., 1984. Distributed Database: Principles and Systems. New York: McGraw-Hill.

Nugroho, S., 2013. IMPLEMENTASI KONSEP HOMOGENOUS DISTRIBUTED DATABASE SYSTEM. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Basofi, A., 2012. Sistem Basis Data Terdistribusi. http://ariv.lecturer.pens.ac.id/Database%202/T11.%20Basis%20Data%20Terdistribusi.pdf. Diakses: 22 Mei 2016.

Gunadarma, 2007. e-Learning Gunadarma. http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/AS400/AS400_B1/04Replikasirev.pdf. Diakses: 08 Juni 2016

Sani, Y., 2011. SINKRONISASI DATA PADA HOMOGENEOUS SCHEME. http://www.academia.edu/12592052/SINKRONISASI_DATA_PADA_HOMOGENEOUS_SCHEME. Diakses: 08 Juni 2016.

Qalban, A. A., 2013. Implementasi Heterogeneous Distributed Database System Untuk Meningkatkan Kapasitas Oracle XE 10g (Ekspress Edition) Studi Kasus Sistem Informasi Akademik. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.

Oracle. Oracle. 2006. http://www.oracle.com/technetwork/database/express-edition/overview/dbxe-datasheet-130365.pdf. Diakses: 17 Mei 2016.

MySQL. dev.mysql.com. 2016. http://dev.mysql.com/doc/refman/5.6/en/table-size-limit.html. Diakses: 17 Mei 2016.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License